Selamat Datang di Blog WISATA SYARTA mari ber-Wisata bersama Saya Stevenly Alexsander Takapaha untuk berbelanja, menikmati kuliner yang enak-enak, menikmati Keindahan Alam ciptaan Tuhan, mengagumi budaya dan sejarah serta berpetualangan-Karena hidup ini Indah dan setiap tempat adalah objek wisata. Blog ini menampilkan semua objek wisata yang dikunjungi dan dapat diceritakan. Salam Wisata!

Spot Dive - Pulau Buang

Menembus Surga Tersembunyi: Petualangan Bawah Laut Pulau Buang, Sangihe

Selamat datang di ujung utara Indonesia, sebuah mahakarya alam yang belum banyak terjamah. Hari ini, kita akan melakukan perjalanan epik menuju Pulau Buang, sebuah pulau kecil tak berpenghuni yang terletak di wilayah Kampung Bukide, Kecamatan Nusa Tabukan, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara.
Ditemani oleh saya Stevenly Takapaha dan Jeanski Maneking, kita akan menyelami langsung salah satu kawasan ekosistem terumbu karang paling eksotis di Kepulauan Sangihe. Bersiaplah untuk menahan napas menyaksikan pesona "Surga Bawah Laut" yang sesungguhnya.
Keindahan dari Darat hingga Lautan
Perjalanan dimulai dengan menyusuri daratan perbukitan Pulau Buang yang hijau nan asri. Dari atas bukit, gradasi warna air laut dari hijau toska muda hingga biru tua pekat seolah memberi petunjuk tentang rahasia keindahan yang tersimpan di bawahnya. Kaki kita kemudian disambut oleh garis pantai berpasir bersih yang tenang, menjadi gerbang utama menuju petualangan air yang sesungguhnya.
Menyelami Labirin Terumbu Karang yang Eksotis
Begitu menceburkan diri ke dalam air, pandangan kita langsung dimanjakan oleh jarak pandang (visibility) yang sangat jernih. Bersama Stevenly dan Jeanski, kita dibawa turun menjelajahi ekosistem terumbu karang yang luar biasa padat dan sehat.
  • Dinding Karang (Sea Wall) yang Megah: Di bawah perairan ini, terdapat struktur dinding laut yang ditumbuhi oleh hamparan karang keras (hard corals) dan karang lunak (soft corals) yang berwarna-warni.
  • Taman Laut yang Hidup: Karang-karang berbentuk meja (tabular), karang otak, hingga koral-koral kipas (sea fans) yang melambai mengikuti arus, menjadi rumah bagi ribuan biota laut.
  • Kehidupan Biota yang Ramai: Di antara celah-celah karang, Anda dapat melihat kawanan ikan karang kecil berenang lincah, menari-nari dalam harmoni alam yang tenang dan damai.
Petualangan bawah laut di Pulau Buang ini membuktikan bahwa Sangihe tidak hanya kaya akan budaya dan cerita legenda, tetapi juga menyimpan harta karun bawah laut yang siap memikat hati siapa saja yang datang berkunjung. Sebuah pelarian sempurna dari hiruk-pikuk kota untuk menyatu kembali dengan murninya alam Indonesia.

#wisatasangihe #12sep2020 #wisatasyarta #buangisland #pulaubuang #sangihe

Spot Dive "Ship Werck" Pintu Kota

Misteri Sejarah di Bawah Laut Sangihe: Spot Dive Shipwreck Pintu Kota

Kepulauan Sangihe di Sulawesi Utara tidak hanya diberkahi dengan lanskap pegunungan hijau yang megah, tetapi juga menyimpan situs sejarah bawah laut yang spektakuler. Salah satu titik selam paling ikonik di wilayah ini adalah Spot Dive Shipwreck Pintu Kota, yang terletak di sekitar tanjung Kota Tahuna, dekat dengan area bekas pelabuhan tua.
Di dasar laut berkisar pada kedalaman 20 hingga 40 meter, bersemayam bangkai kapal besi peninggalan era Perang Dunia II (sering diidentifikasi sebagai Japanese Shipwreck). Kapal bersejarah dengan panjang sekitar 40 meter ini kini telah beralih fungsi menjadi rumah bagi ekosistem terumbu karang yang padat dan berwarna-warni. Selain struktur kapal karam yang menakjubkan, penyelam di spot Pintu Kota juga ditantang oleh kontur Sea Mount (dinding laut tegak), Twin Anchor (jangkar ganda), serta arus bawah laut yang dinamis. Keberadaan arus ini membawa nutrisi melimpah yang mengundang kawanan ikan pelagis besar seperti Jack Fish, Trevally, hingga kawanan ikan kecil yang menari di sekitar bangkai kapal
Petualangan dimulai dari atas Speedboat Napoleon 39 dengan latar belakang perbukitan hijau tropis khas pesisir Pelabuhan Tua Sangihe. kami bersiap dengan penuh antusias mengenakan pakaian selam (wetsuit) dari Cressi, lengkap dengan weight belt (sabuk pemberat), masker, fin (kaki katak), dan mengecek perangkat tabung udara serta BCD. Pose penuh semangat dan tanda "OK" serta jempol menunjukkan kesiapan mental dan fisik sebelum melakukan entry ke dalam air.



Memasuki dimensi bawah laut, air biru jernih Tahuna langsung menyambut kami untuk turun secara aman dan stabil menuju titik bangkai kapal. tampak kilauan formasi ribuan ikan kecil (schooling fish) yang berenang rapat, menandakan betapa kayanya biota di sekitar struktur kapal ini.



Begitu mencapai kedalaman utama, kemegahan kapal karam mulai terlihat jelas. Struktur lambung dan geladak kapal besi yang kokoh berdiri statis di dasar laut berpasir. Pandangan jarak jauh memperlihatkan bagian kapal yang kini diselimuti oleh sedimen laut, menciptakan siluet magis menyerupai kastil bawah air yang diselimuti misteri masa lalu. 




transformasi luar biasa dari besi tua menjadi oasis kehidupan. Seluruh permukaan logam bangkai kapal telah ditumbuhi dengan terumbu karang keras, karang lunak, serta spons laut (soft coral & sponges) dengan warna merah jingga, merah muda, dan kuning yang sangat kontras. Ribuan ikan karang kecil berwarna biru tua tampak berenang bebas mengitari struktur tersebut, menegaskan bahwa Shipwreck Pintu Kota adalah perpaduan sempurna antara petualangan sejarah dan keindahan alam bawah laut Sangihe yang tiada duanya


#wisatasangihe #22mei2022 #wisatasyarta