Tampilkan postingan dengan label Puncak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puncak. Tampilkan semua postingan
Puncak Pass Bogor
![]() |
| Puncak Pas Bogor Foto Oleh: Stevenly Takapaha |
Nikmatnya berwisata di Puncak Pass, udaranya dingin dengan pemandangan pegunungan, kebun teh, dan lalu lintas di Puncak Bogor. Puncak adalah sebuah daerah wisata pegunungan yang termasuk ke dalam wilayah Kabupaten Bogor dan Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat. Puncak terletak 70 km sebelah selatan Jakarta. Wilayah Puncak terletak di kaki dan lereng pegunungan Gede-Pangrango dan sebagian besar merupakan bagian dari kawasan Taman Nasional Gede Pangrango. Daerah ini terkenal sebagai daerah wisata pegunungan baik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
![]() |
Wilayah Puncak dikenal sebagai tempat peristirahatan penduduk Jakarta karena kesejukan dan keindahan alamnya, serta merupakan daerah perkebunan teh yang dibangun pemerintah kolonial Belanda yang saat ini merupakan perkebunan teh milik PT Perkebunan Nusantara VIII Gunung Mas.
Wilayah Puncak berada di kaki dan lereng pegunungan Gede-Pangrango dan berada pada ketinggian rata-rata 700-1.800 m di atas permukaan laut dengan suhu udaranya yang rata-rata mencapai 14-18 derajat Celcius. Selain itu, daerah Puncak juga dikelilingi oleh gunung lain, yaitu Gunung Salak (2.221 m).
| Puncak Pas Bogor Foto Oleh: Stevenly Takapaha |
Daerah Puncak memiliki kontur alam yang unik. Hampir sebagian besar wilayah ini diselimuti perkebunan teh dengan latar belakang pegunungan. Keindahan alam daerah ini memukau Presiden Soekarno, sehingga ia membangun sebuah restoran untuk menikmati keindahan alam Puncak, yang kemudian diberi nama Restoran Riung Gunung. Selain itu, terdapat juga tempat-tempat rekreasi dan agrowisata yang indah, antara lain Perkebunan Teh Gunung Mas dan Gantole (Paralayang). Di daerah Puncak juga terdapat berbagai tempat wisata menarik di antaranya Taman Safari Indonesia, Taman Bunga Nusantara, Kebun Raya Cibodas, Telaga Warna, Taman Wisata Matahari[1] dan terdapat sebuah masjid yang indah dengan arsitektur yang khas dan sederhana yaitu Masjid Atta'awun. Di daerah ini juga terdapat banyak sekali villa dan hotel yang dimiliki oleh investor dan warga sekitar untuk tempat beristirahatnya pengunjung.
Koleksi Foto di Puncak Pas Bogor:
Puncak Pusunge Tahuna Sangihe
Berada diketinggian dengan pemandangan teluk dan kota Tahuna, puncak pusunge kampung Lenganeng Tabukan utara. ditemani hembusan kabut dan angin dingin adalah suasana yang terasa dekat kala berada di puncak Pusunge, Tinjauan Sunset yang sempurna dapat dilihat dari ketinggian Puncak ini. Dari Bandara Naha dapat menggunakan angkutan umum menuju ke kampung Lenganeng Kec.Tabukan Utara dengan ongkos Rp. 7.500, dari Kota Tahuna menggunakan ojek/kendaraan sewa dgn waktu tempuh 45 mnt atau dengan menggunakan angkutan umum dengan tarif Rp.7.500,-
Koleksi foto Syarta di Puncak Pusunge klik disini
Wisata Bersama Personil Stasiun PSDKP Tahuna di Puncak Panenteng Lose Sangihe
PSDKP Hebat
![]() |
| Suasana dari Puncak Lose 28 Sep 2018 Photo by Syarta |
Setelah kunjungan ke pantai Embuhanga lokasi berikut yang kita kunjungi di hari ini (Jumat 28 Sep 2018) adalah Puncak Lose Panenteng. Dari atas puncak ini view kota Tahun sangat memikat. Keakraban yang terbina lingkup Stasiun PSDKP Tahuna membuat susana menjadi lebih rilex apalagi dengan paduan suara karoake, saraba hangat dan pisang goreng goroho.
PSDKP HEBAT
Nikmat sate Kelinci Banrek dan Milu Bakar di Puncak Pas Bogor
Cuaca dingin adalah sahabat yang akrab puncak pas bogor, bukan puncak kalau tidak dingin. Kali ini berwisata kuliner mencoba sate kelinci ditemani air jahe hangat.. di puncak pas Bogor emang pas banget!
Selain Sate kelinci aneka jajanan lain seperti milu bakar emang sangat pas di Puncak Pas Bogor
| Bersama Teman Fauzan menikmati sate |
![]() |
| Warung makan yang kita sambangi di Puncak Pas Bogor ini beranama "Sate Pak Acu" |
![]() |
| Ini di Menu SAte Pak Acu |
![]() |
| Menunggu Milu Bakar |
Puncak Panenteng
18 Juli 2018 Bersama Opi Kansil santai sejenak di Puncak Lose menikmati 'kopi hangat tumbu sandiri asli Sangihe' setelah seharian melaksanakan pengawasan Usaha Budidaya Ikan di Kampung Barangkalang Kecamatan Manganitu dan Kampung Gunung Kecamatan Tabukan Tengah.
| Bekas Kopi yang membentuk sesuatu yang tidak asing |
Langganan:
Postingan (Atom)








































