Selamat Datang di Blog WISATA SYARTA mari ber-Wisata bersama Saya Stevenly Alexsander Takapaha untuk berbelanja, menikmati kuliner yang enak-enak, menikmati Keindahan Alam ciptaan Tuhan, mengagumi budaya dan sejarah serta berpetualangan-Karena hidup ini Indah dan setiap tempat adalah objek wisata. Blog ini menampilkan semua objek wisata yang dikunjungi dan dapat diceritakan. Salam Wisata!
Tampilkan postingan dengan label Sangihe. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sangihe. Tampilkan semua postingan

Pantai Angges

Pantai Angge, 10 Oktober 2025, Foto oleh Stevenly Takapaha

Pagi itu, langit di atas Kota Tahuna perlahan menanggalkan jubah gelapnya, digantikan oleh semburat cahaya keemasan yang hangat. Perjalanan menuju Pantai Angges dimulai dengan menyusuri jalanan berkelok khas perbukitan Sangihe, di mana aroma tanah basah dan rimbunnya pepohonan tropis setia menemani setiap kayuhan langkah. Letaknya yang tidak jauh dari pusat kota menjadikannya sebuah pelarian sempurna yang mudah dijangkau, namun tetap menawarkan privasi yang menenangkan.

Begitu kaki menginjakkan kaki di kawasan Angges, riuh rendah suara perkotaan langsung menguap, digantikan oleh simfoni alam yang syahdu. Desau angin yang menyelinap di antara dedaunan berpadu selaras dengan deru ombak tipis yang menyapu tepian pantai. Pantai Angges menyuguhkan pesona pesisir yang otentik; hamparan lautnya yang jernih bergradasi dari hijau toska hingga biru tua, memantulkan langit Sangihe yang bersih tanpa noda polusi.
Berjalan menyusuri garis pantainya memberikan sensasi kedamaian tersendiri. Di beberapa sudut, tampak perahu-perahu nelayan tradisional yang bersandar rapi, menjadi bukti nyata bahwa denyut kehidupan bahari masyarakat lokal masih terjaga erat dengan alam. Air lautnya yang jernih dan tenang mengundang siapa saja untuk sekadar membasuh kaki atau berenang santai menikmati kesegaran air utara Indonesia.
Duduk di bawah rindangnya pepohonan tepi pantai sambil menikmati bekal kelapa muda adalah cara terbaik menghabiskan waktu di sini. Saat matahari mulai condong ke barat, Pantai Angges bertransformasi menjadi panggung pertunjukan visual yang memukau. Langit berubah menjadi kanvas raksasa bergradasi jingga, merah muda, dan keunguan. Keindahan senja di sini seolah memvalidasi julukan Sangihe sebagai tanah yang melahirkan keindahan puisi alam. Perjalanan ke Pantai Angges bukan sekadar kunjungan wisata biasa, melainkan sebuah ritual pulang untuk menenangkan jiwa yang lelah di pelukan alam yang masih murni.
@airinaronchannel Angges, Jumat 16 January 2026 #angges #wisatasayarta #wisatasangihe ♬ Live Your Beautiful Life - Gray Griggs

PANTAI MALAPINTU TAHUNA – PESONA BAHARI DI KEPULAUAN SANGIHE

Di ujung utara Indonesia, tepatnya di Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, terdapat sebuah pesona alam bahari yang menawarkan keindahan laut dan suasana pantai yang memikat. Pantai Malapintu menjadi salah satu tempat untuk menikmati keindahan alam Kepulauan Sangihe yang masih menyimpan panorama alami dan suasana yang menenangkan.

Hamparan laut yang luas, deburan ombak yang menyentuh pesisir, serta hembusan angin laut menciptakan suasana yang memberikan ketenangan bagi setiap pengunjung. Keindahan Pantai Malapintu bukan hanya terletak pada panorama lautnya, tetapi juga pada suasana alami yang membuat siapa pun ingin berhenti sejenak dan menikmati keindahan ciptaan Tuhan.

Dari pantai ini, mata dimanjakan dengan pemandangan laut biru yang membentang sejauh cakrawala. Suara ombak yang datang silih berganti menjadi irama alami yang menemani setiap langkah di sepanjang pesisir. Pantai Malapintu menjadi tempat yang tepat untuk melepas penat, menikmati waktu bersama keluarga dan sahabat, ataupun sekadar menikmati ketenangan alam.

Keindahan Pantai Malapintu juga menjadi gambaran betapa kayanya potensi wisata bahari Kabupaten Kepulauan Sangihe. Sebagai daerah kepulauan yang berada di wilayah perbatasan utara Indonesia, Sangihe memiliki pesona laut, pantai, pulau-pulau, serta budaya masyarakat yang menjadi kekayaan dan daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Mengunjungi Pantai Malapintu bukan sekadar melakukan perjalanan wisata. Lebih dari itu, perjalanan ini merupakan kesempatan untuk mengenal lebih dekat keindahan Kepulauan Sangihe, menikmati keramahan masyarakatnya, dan merasakan suasana kehidupan di daerah kepulauan.

Di tempat ini, alam seolah mengajak setiap pengunjung untuk berhenti sejenak dari kesibukan, menarik napas, dan menikmati keindahan yang ada di hadapan mata.

Pantai Malapintu Tahuna adalah salah satu bukti bahwa Kepulauan Sangihe memiliki pesona wisata yang layak untuk terus diperkenalkan. Keindahan laut, suasana pantai, dan panorama alamnya menjadi perpaduan yang menghadirkan pengalaman wisata yang berkesan.

Mari datang dan nikmati pesona Pantai Malapintu. Rasakan keindahan laut, dengarkan harmoni ombak, dan temukan keindahan Kepulauan Sangihe di ujung utara Indonesia.

@airinaronchannel Malapintu 10 Feb 2024 #sangihe #airin #wisatasangihe ♬ Cute - Aurel Surya Lie

Spot Dive - Pulau Buang

Menembus Surga Tersembunyi: Petualangan Bawah Laut Pulau Buang, Sangihe

Selamat datang di ujung utara Indonesia, sebuah mahakarya alam yang belum banyak terjamah. Hari ini, kita akan melakukan perjalanan epik menuju Pulau Buang, sebuah pulau kecil tak berpenghuni yang terletak di wilayah Kampung Bukide, Kecamatan Nusa Tabukan, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara.
Ditemani oleh saya Stevenly Takapaha dan Jeanski Maneking, kita akan menyelami langsung salah satu kawasan ekosistem terumbu karang paling eksotis di Kepulauan Sangihe. Bersiaplah untuk menahan napas menyaksikan pesona "Surga Bawah Laut" yang sesungguhnya.
Keindahan dari Darat hingga Lautan
Perjalanan dimulai dengan menyusuri daratan perbukitan Pulau Buang yang hijau nan asri. Dari atas bukit, gradasi warna air laut dari hijau toska muda hingga biru tua pekat seolah memberi petunjuk tentang rahasia keindahan yang tersimpan di bawahnya. Kaki kita kemudian disambut oleh garis pantai berpasir bersih yang tenang, menjadi gerbang utama menuju petualangan air yang sesungguhnya.
Menyelami Labirin Terumbu Karang yang Eksotis
Begitu menceburkan diri ke dalam air, pandangan kita langsung dimanjakan oleh jarak pandang (visibility) yang sangat jernih. Bersama Stevenly dan Jeanski, kita dibawa turun menjelajahi ekosistem terumbu karang yang luar biasa padat dan sehat.
  • Dinding Karang (Sea Wall) yang Megah: Di bawah perairan ini, terdapat struktur dinding laut yang ditumbuhi oleh hamparan karang keras (hard corals) dan karang lunak (soft corals) yang berwarna-warni.
  • Taman Laut yang Hidup: Karang-karang berbentuk meja (tabular), karang otak, hingga koral-koral kipas (sea fans) yang melambai mengikuti arus, menjadi rumah bagi ribuan biota laut.
  • Kehidupan Biota yang Ramai: Di antara celah-celah karang, Anda dapat melihat kawanan ikan karang kecil berenang lincah, menari-nari dalam harmoni alam yang tenang dan damai.
Petualangan bawah laut di Pulau Buang ini membuktikan bahwa Sangihe tidak hanya kaya akan budaya dan cerita legenda, tetapi juga menyimpan harta karun bawah laut yang siap memikat hati siapa saja yang datang berkunjung. Sebuah pelarian sempurna dari hiruk-pikuk kota untuk menyatu kembali dengan murninya alam Indonesia.

#wisatasangihe #12sep2020 #wisatasyarta #buangisland #pulaubuang #sangihe

Spot Dive "Ship Werck" Pintu Kota

Misteri Sejarah di Bawah Laut Sangihe: Spot Dive Shipwreck Pintu Kota

Kepulauan Sangihe di Sulawesi Utara tidak hanya diberkahi dengan lanskap pegunungan hijau yang megah, tetapi juga menyimpan situs sejarah bawah laut yang spektakuler. Salah satu titik selam paling ikonik di wilayah ini adalah Spot Dive Shipwreck Pintu Kota, yang terletak di sekitar tanjung Kota Tahuna, dekat dengan area bekas pelabuhan tua.
Di dasar laut berkisar pada kedalaman 20 hingga 40 meter, bersemayam bangkai kapal besi peninggalan era Perang Dunia II (sering diidentifikasi sebagai Japanese Shipwreck). Kapal bersejarah dengan panjang sekitar 40 meter ini kini telah beralih fungsi menjadi rumah bagi ekosistem terumbu karang yang padat dan berwarna-warni. Selain struktur kapal karam yang menakjubkan, penyelam di spot Pintu Kota juga ditantang oleh kontur Sea Mount (dinding laut tegak), Twin Anchor (jangkar ganda), serta arus bawah laut yang dinamis. Keberadaan arus ini membawa nutrisi melimpah yang mengundang kawanan ikan pelagis besar seperti Jack Fish, Trevally, hingga kawanan ikan kecil yang menari di sekitar bangkai kapal
Petualangan dimulai dari atas Speedboat Napoleon 39 dengan latar belakang perbukitan hijau tropis khas pesisir Pelabuhan Tua Sangihe. kami bersiap dengan penuh antusias mengenakan pakaian selam (wetsuit) dari Cressi, lengkap dengan weight belt (sabuk pemberat), masker, fin (kaki katak), dan mengecek perangkat tabung udara serta BCD. Pose penuh semangat dan tanda "OK" serta jempol menunjukkan kesiapan mental dan fisik sebelum melakukan entry ke dalam air.



Memasuki dimensi bawah laut, air biru jernih Tahuna langsung menyambut kami untuk turun secara aman dan stabil menuju titik bangkai kapal. tampak kilauan formasi ribuan ikan kecil (schooling fish) yang berenang rapat, menandakan betapa kayanya biota di sekitar struktur kapal ini.



Begitu mencapai kedalaman utama, kemegahan kapal karam mulai terlihat jelas. Struktur lambung dan geladak kapal besi yang kokoh berdiri statis di dasar laut berpasir. Pandangan jarak jauh memperlihatkan bagian kapal yang kini diselimuti oleh sedimen laut, menciptakan siluet magis menyerupai kastil bawah air yang diselimuti misteri masa lalu. 




transformasi luar biasa dari besi tua menjadi oasis kehidupan. Seluruh permukaan logam bangkai kapal telah ditumbuhi dengan terumbu karang keras, karang lunak, serta spons laut (soft coral & sponges) dengan warna merah jingga, merah muda, dan kuning yang sangat kontras. Ribuan ikan karang kecil berwarna biru tua tampak berenang bebas mengitari struktur tersebut, menegaskan bahwa Shipwreck Pintu Kota adalah perpaduan sempurna antara petualangan sejarah dan keindahan alam bawah laut Sangihe yang tiada duanya


#wisatasangihe #22mei2022 #wisatasyarta

Pizza Hatarua Sangihe


Puncak Lose di Lenganeng, Kecamatan Tabukan Utara, Kabupaten Kepulauan Sangihe, kini menjadi salah satu destinasi wisata dataran tinggi yang tengah naik daun. Selain menyuguhkan panorama memukau Kota Tahuna dan Teluk Tahuna dari ketinggian, kawasan pegunungan berudara sejuk ini menawarkan daya tarik kuliner yang unik di Dapur Hattarua. Kafe bernuansa kayu ini terkenal dengan menu andalannya, yaitu Hatarua Pizza, sebuah pizza otentik yang dipanggang menggunakan oven kayu bakar tradisional. Menikmati sepotong pizza hangat dengan berbagai varian rasa di tengah tenangnya hutan dan kabut pegunungan memberikan sensasi liburan yang sangat berkesan di ujung utara Sulawesi.

@wisatasangihe Wisata Kuliner Pizza Hattarua di Kampung Lenganeng Kecamatan Tabukan Utara Kabupaten Kepulauan Sangihe Provinsi Sulawesi Utara#sangiheartfestival #wisatssangihe #wisatasyarta ♬ Celebration - FASSounds

Menikmati Kesejukan Alam Puncak Pegunungan
Perjalanan menuju kawasan Hattarua di Puncak Lose menyajikan petualangan alam yang menenangkan. Setibanya di sana, wisatawan akan disambut oleh udara pegunungan yang bersih dan sejuk serta pemandangan hijau yang asri.
Momen bersantai di tengah alam terasa sangat intim dan damai. Wisata Syarta menikmati suasana sore hari dengan duduk santai di atas bangku kayu sederhana berteman latar belakang pohon kelapa, tanaman tropis, dan kabut tipis pegunungan yang mulai turun menyelimuti kawasan bukit. Suasana magis khas dataran tinggi Sangihe ini menjadi latar sempurna untuk melepas penat dari rutinitas.

Menanti Kehangatan Pizza Oven Kayu Bakar
Setelah puas menikmati pemandangan alam, Dapur Hattarua menjadi tempat singgah terbaik untuk menghangatkan badan. Mengusung konsep kedai kayu yang menyatu dengan alam, tempat ini menawarkan area semi-terbuka yang nyaman. 
Memasuki area kafe, terlihat interior bernuansa hangat dengan meja-meja kayu berukuran besar yang kokoh dan berjejer rapi. Di atas atap jerami dan tiang kayu, pendar lampu-lampu tumblr kecil digantung melintang, menciptakan atmosfer yang estetik, hangat, dan sangat syahdu di kala senja maupun malam hari. Di sudut ruangan, terdapat meja bar pesanan tempat ramahnya pelayanan khas Nusa Utara menyambut para pengunjung

Momen Kebersamaan dan Kuliner yang Menggugah Selera
Daya tarik utama dari wisata kuliner di sini tentu saja adalah momen makan bersama menyantap Hatarua Pizza bersama teman maupun keluarga dan kolega
Di atas meja kayu panjang, tampak keceriaan kami sedang menikmati momen makan malam bersama. Di tengah meja, tersaji pizza oven kayu bakar bertekstur tipis khas Hatarua yang disajikan hangat bersama botol-botol saus pelengkap. Untuk menemani hidangan utama tersebut, segelas es teh manis berukuran besar disajikan di dalam gelas mug kaca bermotif kotak-kotak, memberikan kesegaran yang kontras dengan kehangatan makanan. Senyum lebar dan acungan jempol menjadi bukti nyata kelezatan kuliner lokal ini serta keseruan menghabiskan malam di Puncak Lenganeng Sangihe.
@wisatasangihe Wisata Kuliner Pizza Hattarua di Kampung Lenganeng Kecamatan Tabukan Utara Kabupaten Kepulauan Sangihe Provinsi Sulawesi Utara#sangiheartfestival #wisatssangihe #wisatasyarta ♬ Celebration - FASSounds