Selamat Datang di Blog WISATA SYARTA mari ber-Wisata bersama Saya Stevenly Alexsander Takapaha untuk berbelanja, menikmati kuliner yang enak-enak, menikmati Keindahan Alam ciptaan Tuhan, mengagumi budaya dan sejarah serta berpetualangan-Karena hidup ini Indah dan setiap tempat adalah objek wisata. Blog ini menampilkan semua objek wisata yang dikunjungi dan dapat diceritakan. Salam Wisata!
Tampilkan postingan dengan label Sungai. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sungai. Tampilkan semua postingan

Kuala Lapeto

Daya tarik utama Kuala Lapeto terletak pada aliran sungainya yang sangat jernih dan berwarna kehijauan bening. Sungai ini mengalir di antara celah dinding batu alam eksotis yang diselimuti oleh lumut hijau dan vegetasi hutan yang rimbun


Kejernihan airnya membuat batuan di dasar sungai terlihat dengan jelas, mengundang siapa saja—terutama anak-anak—untuk langsung memakai kacamata renang dan menceburkan diri menikmati kesegaran air pegunungan yang dingin



👨‍👩‍👧‍👦 Ruang Berkumpul dan Piknik Keluarga yang Hangat
Selain menjadi tempat berenang yang aman di bagian sungai yang tenang, Kuala Lapeto juga menjadi lokasi favorit warga lokal untuk berkumpul dan piknik bersama. Aliran air di sela-sela batu sungai yang dangkal sering dimanfaatkan sebagai tempat duduk alami yang menyegarkan. Suasana riang gembira dan tawa anak-anak langsung terasa bergema di sepanjang aliran kuala

🍱 Nikmatnya Sensasi Makan di Tengah Aliran Air
Pengalaman di Kuala Lapeto semakin lengkap dengan tradisi membawa bekal dari rumah. Menikmati sepiring nasi dan lauk hangat langsung di tengah aliran air sungai memberikan sensasi rekreasi yang unik dan tiada duanya. Gemercik air yang mengalir menyentuh kaki, dikombinasikan dengan rindangnya pepohonan hutan, membuat hidangan sederhana pun terasa jauh lebih nikmat dan berkesan bagi seluruh anggota keluarga


@wisatasyarta Kuala Lapeto | Sabtu 9 September 2026 #wisatasangihe #lepeto #wisatasyarta #eksploresangihe ♬ bunyi asal - ᖳᖰ𝐌𝐮𝐬𝐢𝐜♬ˎˊ˗


 #wisatasangihe #23mei2026 #lapeto

Menemukan Kesegaran Alami di Jantung Kuala Kakewang

Sungai/Kuala Kakewang yang terletak di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, merupakan destinasi pemandian alam tersembunyi yang menawarkan kesegaran murni di tengah rimbunnya hutan tropis. Aliran kuala ini menjadi tempat favorit bagi keluarga dan sahabat untuk melepas penat dan merasakan kedekatan yang nyata dengan alam.

Perjalanan menuju Kuala Kakewang membawa petualang masuk ke dalam pelukan alam Sangihe yang masih sangat asri. Begitu tiba di lokasi, riuhnya suasana perkotaan langsung berganti dengan simfoni alam dari gemercik air yang jernih dan rimbunnya kanopi hijau pepohonan liar di sepanjang tepian sungai. Dinding-dinding batu alam yang tertutup lumut hijau subur memberikan atmosfer yang sangat sejuk, tenang, dan menyegarkan pikiran.
Daya tarik utama kuala ini terletak pada kejernihan air pegunungannya yang murni dan kedalamannya yang relatif dangkal serta berarus tenang. Dasar sungai yang dipenuhi batuan kerikil alami menjadikannya sangat aman dan nyaman sebagai tempat pemandian, baik bagi orang dewasa maupun anak-anak. Mulai dari sekadar merendam kaki, berenang santai di sela-sela ceruk batu raksasa, hingga saling mencipratkan air, setiap sudut kuala ini memancarkan keceriaan.
Momen kebersamaan di Kuala Kakewang terasa begitu hangat dan berkesan. Berdiri berdampingan di atas pasir sungai yang basah, berpose riang dengan lambaian tangan bersama rombongan besar, atau melihat tawa lepas anak-anak yang asyik berendam menunjukkan bahwa tempat ini adalah ruang rekreasi keluarga yang sempurna. Menghabiskan waktu di Kuala Kakewang memberikan energi baru, sebuah pelarian sederhana namun berharga untuk merayakan keindahan alam dan kehangatan persaudaraan di bumi Sangihe

@wisatasangihe

Sungai kakewang Daya tarik: Sungai alamiah yang bening dan bersih, tempat rekreasi bersama keluarga dan kerbat untuk menikmati mandi di sungai yang sejuk dan segar Loaksi: Kecamatan Kendahe Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara Indonesia Akses: Untuk menuju ke Sungai kakeeang dapat mengenderai kendaran mobil atau motor dengan waktu tempuh sekitar 25 menit, jaraknya sekitar 13 Km dari pusat kota Tahuna, sungai ini berada di samping jembatan kakewang. Fasilitas: Terdapat warung kopi milik warga juga bilik kecil untuk berganti pakaian dengan biaya Rp.2.000

♬ Weekend - Ashley Mehta


#wisatasangihe #19oktober2025 #wisatasyarta #kakewang 

Sungai Ciliwung

Sungai Ciliwung yang melewati Desa Magamendung Bogor samping Cimory River Side. Foto Oleh Stevenly Takapaha
Ciliwung adalah salah satu sungai terpenting di Tatar Pasundan, Pulau Jawa - Indonesia; terutama karena melalui wilayah ibukota, DKI Jakarta, dan kerap menimbulkan banjir tahunan di wilayah hilirnya. Panjang aliran utama sungai ini adalah hampir 120 km dengan daerah tangkapan airnya (daerah aliran sungai) seluas 387 km persegi. Sungai ini relatif lebar dan di bagian hilirnya dulu dapat dilayari oleh perahu kecil pengangkut barang dagangan. Wilayah yang dilintasi Ci Liwung adalah Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kota Depok, dan Jakarta.

Hulu sungai ini berada di dataran tinggi yang terletak di perbatasan Kabupaten Bogor dan Kabupaten Cianjur, atau tepatnya di Gunung Gede, Gunung Pangrango dan daerah Puncak. Setelah melewati bagian timur Kota Bogor, sungai ini mengalir ke utara, di sisi barat Jalan Raya Jakarta-Bogor, sisi timur Depok, dan memasuki wilayah Jakarta sebagai batas alami wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Ci Liwung bermuara di daerah Luar Batang, di dekat Pasar Ikan sekarang. Di sebelah barat, DAS Ci Liwung berbatasan dengan DAS Ci Sadane, DAS Kali Grogol dan DAS Kali Krukut. Sementara di sebelah timurnya, DAS ini berbatasan dengan DAS Kali Sunter dan DAS (Kali) Cipinang. Muara Ci Liwung pada tahun 1880-an (litografi berdasarkan lukisan oleh Josias Cornelis Rappard). Ci Liwung, atau biasa ditulis Ciliwung adalah salah satu sungai terpenting di Tatar Pasundan, Pulau Jawa - Indonesia; terutama karena melalui wilayah ibukota, DKI Jakarta, dan kerap menimbulkan banjir tahunan di wilayah hilirnya. Panjang aliran utama sungai ini adalah hampir 120 km dengan daerah tangkapan airnya (daerah aliran sungai) seluas 387 km persegi. Sungai ini relatif lebar dan di bagian hilirnya dulu dapat dilayari oleh perahu kecil pengangkut barang dagangan. Wilayah yang dilintasi Ci Liwung adalah Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kota Depok, dan Jakarta.


Di daerah Manggarai aliran Ci Liwung banyak dimanipulasi untuk mengendalikan banjir. Jalur aslinya mengalir melalui daerah Cikini, Gondangdia, hingga Gambir, namun setelah Pintu Air Istiqlal jalur lama tidak ditemukan lagi karena telah dibuat kanal-kanal semenjak zaman Belanda dulu, seperti kanal di sisi barat Jalan Gunung Sahari dan Kanal Molenvliet di antara Jalan Gajah Mada dan Jalan Hayam Wuruk. Di Manggarai, dibuat Kanal Banjir Barat yang mengarah ke barat, lalu membelok ke utara melewati Tanah Abang, Tomang, Jembatan Lima, hingga ke Pluit. Sedangkan Kanal Banjir Timur direncanakan mulai dari sekitar wilayah Kampung Melayu ke timur, menghubungkan aliran-aliran Ci Liwung, Ci Lilitan, Ci Pinang, Kali Sunter, Kali Buaran, Kali Cakung, hingga ke wilayah Marunda.

Dari 13 sungai yang mengalir di Jakarta, Ci Liwung memiliki dampak yang paling luas ketika musim hujan karena ia mengalir melalui tengah kota Jakarta dan melintasi banyak perkampungan, perumahan padat, dan permukiman-permukiman kumuh. Sungai ini juga dianggap sungai yang paling parah mengalami perusakan dibandingkan sungai-sungai lain yang mengalir di Jakarta. Selain karena daerah tangkapan airnya di bagian hulu di wilayah Puncak dan Bogor yang rusak, badan sungai di wilayah Jakarta juga banyak mengalami penyempitan dan pendangkalan yang mengakibatkan daya tampung air sungai menyusut, dan mudah menimbulkan banjir.

Sistem pengendalian banjir sungai ini mencakup pembuatan sejumlah pintu air/pos pengamatan banjir, yaitu di Katulampa (Bogor), Depok, Manggarai, Karet, serta Pintu Air Istiqlal; serta dengan membagi aliran Ci Liwung melalui kanal-kanal banjir seperti yang diuraikan di atas. Pemerintah pernah merencanakan untuk membangun Waduk Ciawi di Gadog, Megamendung, Bogor sebagai cara untuk mengendalikan aliran sejak dari bagian hulu

Cimory River Side Bogor


Cimory River Side yang beralamat di Jalan Raya Puncak KM.77 Cipayung Girang Megamendung Bogor Jawa Barat yang buka tiap hari  pukul 09.00–22.00 ini adalah area yang tepat untuk berwisata.. karena disini kita bisa menikmati beberapa wisata sekaligus yaitu wisata kuliner, karena Berbagai menu internasional dan menu Indonesia dalam bentuk fusion menu ditawarkan oleh restoran yang berdiri di dalam satu kawasan dengan pabrik coklat Chocomory. Resto berkonsep semi-outdoor ini persis bersebelahan dengan Sungai Ciliwung, sehingga para pengunjung dapat bersantap sekaligus menikmati suara derasnya arus air yang mengalir dan berkontemplasi dengan alam Puncak Cisarua yang sejuk. wisata alamnya karena diarea bantaran kali ciliwung ini tepatnya diseberang sungai  ada area edukasi tentang biantang-biantang endemik Indonesia dalam bentuk kebun binatang mini (Mini Zoo) di sana ada rusa, unggas, kolam ikan, burung, dan tentunya si cimo  Sapinya lucu banget untuk masuk ke area Cimory River Side dibantaran kali menuju mini zoo dari kawasan resto harga tiket masuknya IDR 15.000, nanti tiketnya bisa dituker Cimory Yogurt. diSamping Resto ada wisata belanjanya juga. Bersama Rekan Fauzan kita berwisata ke Cimory River side adalah pengalaman yang menarik.






Nasi Goreng Chicken BBQ Saya pribadi merekomendasikan nasi gorengnya yang mantaaap banget. Lezatnya pas, gurihnya pas, disajikan dengan potongan daging ayam berbumbu barbecue yang bikin nagih!

Selfi dulu di Pinggir Sungai Ciliwung menuju ke mini zoo



Jembatan menuju ke seberang sungai Ciliwung kearah Mini Zoo Cimory Riverside Forest









Rekan Fauzan sedang menikmati hobinya: Motret... 








Bersama si Cimo

Kolam Liwua'u roro Miulu Sangihe

Wisata di minggu 14 Juli 2016 bersama teman-teman kesungai dan lewat informasi warga kita menemukna spot unik bernama Liwua'u Roro sebagai lokasi mandi. Liwua'u Roro adalah salah satu spot di sungai Miulu kecamatan Tabukan tengah Kabupaten Kepulauan Sangihe. Ditempat ini dulunya sering dijadikan sarana ritual oleh para dukun Sangihe untuk pengobatan.
Liwua'u roro Photo Dokumentasi Pribadi by Stevenly Takapaha (syarta)






Versi Torang pe bahasa:
ini dang tampa mandi bagus, depe nama liwua'u roro... memang sadap skali mandi disini, masih alami skali, dorang bilang dulu kata ini tampa tu orang-orang tua pe tampa mandi.. jaga ba hobatan,, sampe skarang lei dorang bilang masih ada depe panunggu lei ni tampa,, nda sembarang orang berani pigi sini. mar yang penting kita so pernah pigi.. hehehe