Tampilkan postingan dengan label Sungai. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sungai. Tampilkan semua postingan
Sungai Ciliwung
| Sungai Ciliwung yang melewati Desa Magamendung Bogor samping Cimory River Side. Foto Oleh Stevenly Takapaha |
Ciliwung adalah salah satu sungai terpenting di Tatar Pasundan, Pulau Jawa - Indonesia; terutama karena melalui wilayah ibukota, DKI Jakarta, dan kerap menimbulkan banjir tahunan di wilayah hilirnya. Panjang aliran utama sungai ini adalah hampir 120 km dengan daerah tangkapan airnya (daerah aliran sungai) seluas 387 km persegi. Sungai ini relatif lebar dan di bagian hilirnya dulu dapat dilayari oleh perahu kecil pengangkut barang dagangan. Wilayah yang dilintasi Ci Liwung adalah Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kota Depok, dan Jakarta.
Hulu sungai ini berada di dataran tinggi yang terletak di perbatasan Kabupaten Bogor dan Kabupaten Cianjur, atau tepatnya di Gunung Gede, Gunung Pangrango dan daerah Puncak. Setelah melewati bagian timur Kota Bogor, sungai ini mengalir ke utara, di sisi barat Jalan Raya Jakarta-Bogor, sisi timur Depok, dan memasuki wilayah Jakarta sebagai batas alami wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Ci Liwung bermuara di daerah Luar Batang, di dekat Pasar Ikan sekarang. Di sebelah barat, DAS Ci Liwung berbatasan dengan DAS Ci Sadane, DAS Kali Grogol dan DAS Kali Krukut. Sementara di sebelah timurnya, DAS ini berbatasan dengan DAS Kali Sunter dan DAS (Kali) Cipinang. Muara Ci Liwung pada tahun 1880-an (litografi berdasarkan lukisan oleh Josias Cornelis Rappard). Ci Liwung, atau biasa ditulis Ciliwung adalah salah satu sungai terpenting di Tatar Pasundan, Pulau Jawa - Indonesia; terutama karena melalui wilayah ibukota, DKI Jakarta, dan kerap menimbulkan banjir tahunan di wilayah hilirnya. Panjang aliran utama sungai ini adalah hampir 120 km dengan daerah tangkapan airnya (daerah aliran sungai) seluas 387 km persegi. Sungai ini relatif lebar dan di bagian hilirnya dulu dapat dilayari oleh perahu kecil pengangkut barang dagangan. Wilayah yang dilintasi Ci Liwung adalah Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kota Depok, dan Jakarta.
Di daerah Manggarai aliran Ci Liwung banyak dimanipulasi untuk mengendalikan banjir. Jalur aslinya mengalir melalui daerah Cikini, Gondangdia, hingga Gambir, namun setelah Pintu Air Istiqlal jalur lama tidak ditemukan lagi karena telah dibuat kanal-kanal semenjak zaman Belanda dulu, seperti kanal di sisi barat Jalan Gunung Sahari dan Kanal Molenvliet di antara Jalan Gajah Mada dan Jalan Hayam Wuruk. Di Manggarai, dibuat Kanal Banjir Barat yang mengarah ke barat, lalu membelok ke utara melewati Tanah Abang, Tomang, Jembatan Lima, hingga ke Pluit. Sedangkan Kanal Banjir Timur direncanakan mulai dari sekitar wilayah Kampung Melayu ke timur, menghubungkan aliran-aliran Ci Liwung, Ci Lilitan, Ci Pinang, Kali Sunter, Kali Buaran, Kali Cakung, hingga ke wilayah Marunda.
Dari 13 sungai yang mengalir di Jakarta, Ci Liwung memiliki dampak yang paling luas ketika musim hujan karena ia mengalir melalui tengah kota Jakarta dan melintasi banyak perkampungan, perumahan padat, dan permukiman-permukiman kumuh. Sungai ini juga dianggap sungai yang paling parah mengalami perusakan dibandingkan sungai-sungai lain yang mengalir di Jakarta. Selain karena daerah tangkapan airnya di bagian hulu di wilayah Puncak dan Bogor yang rusak, badan sungai di wilayah Jakarta juga banyak mengalami penyempitan dan pendangkalan yang mengakibatkan daya tampung air sungai menyusut, dan mudah menimbulkan banjir.
Sistem pengendalian banjir sungai ini mencakup pembuatan sejumlah pintu air/pos pengamatan banjir, yaitu di Katulampa (Bogor), Depok, Manggarai, Karet, serta Pintu Air Istiqlal; serta dengan membagi aliran Ci Liwung melalui kanal-kanal banjir seperti yang diuraikan di atas. Pemerintah pernah merencanakan untuk membangun Waduk Ciawi di Gadog, Megamendung, Bogor sebagai cara untuk mengendalikan aliran sejak dari bagian hulu
Cimory River Side Bogor
Cimory River Side yang beralamat di Jalan Raya Puncak KM.77 Cipayung Girang Megamendung Bogor Jawa Barat yang buka tiap hari pukul 09.00–22.00 ini adalah area yang tepat untuk berwisata.. karena disini kita bisa menikmati beberapa wisata sekaligus yaitu wisata kuliner, karena Berbagai menu internasional dan menu Indonesia dalam bentuk fusion menu ditawarkan oleh restoran yang berdiri di dalam satu kawasan dengan pabrik coklat Chocomory. Resto berkonsep semi-outdoor ini persis bersebelahan dengan Sungai Ciliwung, sehingga para pengunjung dapat bersantap sekaligus menikmati suara derasnya arus air yang mengalir dan berkontemplasi dengan alam Puncak Cisarua yang sejuk. wisata alamnya karena diarea bantaran kali ciliwung ini tepatnya diseberang sungai ada area edukasi tentang biantang-biantang endemik Indonesia dalam bentuk kebun binatang mini (Mini Zoo) di sana ada rusa, unggas, kolam ikan, burung, dan tentunya si cimo Sapinya lucu banget untuk masuk ke area Cimory River Side dibantaran kali menuju mini zoo dari kawasan resto harga tiket masuknya IDR 15.000, nanti tiketnya bisa dituker Cimory Yogurt. diSamping Resto ada wisata belanjanya juga. Bersama Rekan Fauzan kita berwisata ke Cimory River side adalah pengalaman yang menarik.
![]() |
| Nasi Goreng Chicken BBQ Saya pribadi merekomendasikan nasi gorengnya yang mantaaap banget. Lezatnya pas, gurihnya pas, disajikan dengan potongan daging ayam berbumbu barbecue yang bikin nagih! |
![]() |
| Selfi dulu di Pinggir Sungai Ciliwung menuju ke mini zoo |

| Jembatan menuju ke seberang sungai Ciliwung kearah Mini Zoo Cimory Riverside Forest |
| Rekan Fauzan sedang menikmati hobinya: Motret... |
![]() |
| Bersama si Cimo |


Kolam Liwua'u roro Miulu Sangihe
Wisata di minggu 14 Juli 2016 bersama teman-teman kesungai dan lewat informasi warga kita menemukna spot unik bernama Liwua'u Roro sebagai lokasi mandi. Liwua'u Roro adalah salah satu spot di sungai Miulu kecamatan Tabukan tengah Kabupaten Kepulauan Sangihe. Ditempat ini dulunya sering dijadikan sarana ritual oleh para dukun Sangihe untuk pengobatan.
| Liwua'u roro Photo Dokumentasi Pribadi by Stevenly Takapaha (syarta) |
Versi Torang pe bahasa:
ini dang tampa mandi bagus, depe nama liwua'u roro... memang sadap skali mandi disini, masih alami skali, dorang bilang dulu kata ini tampa tu orang-orang tua pe tampa mandi.. jaga ba hobatan,, sampe skarang lei dorang bilang masih ada depe panunggu lei ni tampa,, nda sembarang orang berani pigi sini. mar yang penting kita so pernah pigi.. hehehe
Air Terjun Basauh Sangihe yang menggairahkan
Wow berpetualang ke air terjun di Kampaung Basauh sungguh meruapakan pengalaman yang tak terlupakan.. kata bro mike dekat si dari jalan raya.. tapi medan nya itu. kita harus menuruni tebing untuk sampai ke sungai,, apalagi untuk balik ya memanjat lebih tepatnya karena sudut kemiringan yang begitu tinggi,
Langganan:
Postingan (Atom)





























