Suasana ruang tunggu Bandara Haluoleo Kendari siang ini terasa cukup tenang. Jarum jam baru saja melewati pukul 14.00 WITA, menyisakan waktu sekitar satu setengah jam sebelum pesawat Lion Air JT-993 yang akan membawa saya ke Makassar lepas landas. Menunggu di bandara selalu menjadi momen transisi yang menarik—sebuah jeda di antara akhir dari satu petualangan dan awal dari penjelajahan berikutnya.
Sambil memandangi landasan pacu dari balik jendela kaca yang besar, saya memanfaatkan waktu ini untuk membuka kembali galeri ponsel. Foto-foto keindahan sudut kota Kendari yang baru saja saya kunjungi seakan memanggil kembali memori perjalanan singkat namun berkesan di bumi Sulawesi Tenggara.
Suara riuh rendah penumpang lain yang sedang berbincang, gemerincing sendok dari kafe bandara, serta pengumuman keberangkatan yang sesekali menggema menjadi latar suara yang menemani waktu senggang ini. Berdasarkan jadwal resmi, pesawat dijadwalkan berangkat tepat pukul 14:30 WITA. Perjalanan udara menuju Bandara Sultan Hasanuddin Makassar tergolong singkat, hanya memakan waktu sekitar 55 menit. Namun, bagi seorang pelancong, setiap menit di udara selalu menjanjikan pemandangan lanskap Sulawesi yang memukau dari ketinggian.
.jpeg)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar